Follow by Email

Rabu, 22 Juni 2011

Aku Kembali

Akhirnya...aku bisa nulis lagi !! walaupun sempat tertunda hobiku yang satu ini, because my exam. Yang ada selama seminggu aku menulis karangan bebas tapi terarah dan terkonsep diselembar kertas folio UASku dan itu sangat menentukan masa depanku. Banyak mimpi yang harus aku wujudkan selama UAS. ^_^

And, this my time, aku kembali dengan tulisanku. Tak berharap banyak untuk dibaca orang, but this will be a reflection in the future about my dream !! Semakin usiaku bertambah aku akan semakin banyak belajar dari pengalaman sebelumnya dari mimpi-mimpi yang harus terwujud. Tapi, ada harapan bahwa teman-teman yang membaca ikut memberikan motivasi dan inspirasi untuk lebih baik dan jadi yang terbaik. Karena mimpiku adalah mimpi anak bangsa!

Sebenarnya apa sih mimpiku?
Mimpiku begitu banyak...
Dan aku tak sempat bercerita lebih panjang malam ini. Dilanjutin besok deh!! ^_^

Untuk Bidadariku


Bidadari itu yang telah menjagaku sebelum aku terlahir,  kemudian terlahir dengan tubuh yang mungil hingga aku beranjak dewasa. Lihat dia begitu cantik!!! Senyumnyaa... sungguh dia adalah bidadari tercantik yang pertama kulihat. Bidadariku tercinta, entah apa yang harus aku katakan lagi selain ucapan terimakasihku padamu karena kesucian cintamu selama merawatku. Tiada lelahmu selama ini, selalu menjadi inspirasi dalam hidupku. Dan entah akan jadi seperti apa aku ini jika kau tiada lagi disisiku, tapi engkau akan selalu ada didadaku dan disetiap langkahku. Bidadariku tersayang, dengan segala ketulusanmu selalu kau curahkan kasih sayangmu, membesarkanku dengan segala kesabaranmu. Tuhan tak salah memberikan aku malaikat penjaga sepertimu. Bidadariku tercinta, aku sangat menyayangimu. Maaf jika aku bersalah, maaf jika aku pernah tak mendengar. Tak mendengar keluhmu , kesalmu dari kesalahanku. Aku tau hatimu begitu lembut...Maafkan aku....... !!!

Tuhan, berikan ia kebahagiaan disisa waktunya, segala kemudahan dan limpahan rizkiMU. Bidadariku, jangan lagi kau teteskan airmata dipipi indahmu ! Aku... dan aku berjanji, aku akan mewujudkan mimpiku dan mimpimu Bidadariku tersayang hingga kau tersenyum lega kelak!! Untukmu Bidadariku tercinta Do’a dalam setiap sujudku, Tuhan jagalah Bidadariku itu sebagaimana ia menjagaku dan, biarkan aku selalu bersamanya hingga akhir hayatku dan hingga nanti kami berjumpa disurgaMU. Love You Forever Bunda....

Selasa, 31 Mei 2011

Penghayatan Pancasila terhadap Sistem Ekonomi


Pancasila adalah dasar negara bangsa Indonesia. Sebagai ideologi Negara, Pancasila juga memberikan pedomannya dalam kehidupan kenegaraan, yaitu dalam bidang sosial, budaya, ekonomi, politik dan hankam. Sebagai dasar negara jelaslah bahwa Pancasila adalah sumber hukum tertinggi yang berlaku di zona NKRI. Pancasila memiliki peran yang sangat besar dalam sistem ekonomi Indonesia, sila-sila yang terkandung didalamnya memberikan gambaran secara tersirat bagaimana seharusnya sistem ekonomi di Indonesia ini melaksanakan fungsinya sesuai dengan cita-cita luhur bangsa sejak dulu, yaitu sebagai berikut:
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa, artinya adanya atau diberlakukannya etik dan moral agama, bukan materialisme, manusia beragama melaksanakan syariah berkat iman sebagai hidayah Allah SWT. Sila pertama mengindikasikan adanya keterkaitan antara agama dengan kehidupan ekonomi yang artinya Indonesia tidak layak untuk menganut sistem sekuler karena masyarakat Indonesia adalah makhluk yang bertuhan
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, artinya kehidupan berekonomi yang humanistik, adil dan beradab, tidak mengenal pemerasan, penghisapan ataupun riba. Sila ini memberikan pemahaman pada kita dengan jelas bahwa sistem ekonomi Kapitalis-Liberalis bukan untuk digunakan di Indonesia yang saat ini sedang menggurita dunia perekonomian Nasional.
  3. Persatuan Indonesia, artinya berdasar sosio-nasionalisme Indonesia, kebersamaan dan berasas kekeluargaan, gotong royong, bekerja sama, dan tidak saling mematikan. dalam hal ini menjelaskan bahwa Sistem Ekonomi di Indonesia sangat memerhatikan aspek sosial, dan akan mampu menyelesaikan segala kendala ekonomi di negara yang terdiri dari beribu-ribu pulau, suku dan budaya.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, artinya berdasar demokrasi ekonomi, kadaulatan ekonomi, mengutamakan hajat hidup orang banyak, ekonomi rakyat sebagai dasar perekonomian nasional. Sila keempat ini memberikan pengertian bahwa perekonomian akan hidup jika dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan untuk kepentingan bersama. Bukan untuk sebagian orang yang memiliki kuasa dengan dalihnya untuk memperkaya diri sendiri.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, artinya kemakmuran rakyat yang utama, bukan kemakmuran orang-seorang dalam paham individualisme kapitalisme, dan berkeadilan.Jelas ini merupakan tujuan akhir dari pelaksanaan sistem ekonomi di Indonesia, yakni untuk mencapai kesejahteraan rakyat dengan dasar keadilan. 

Referensi :

Limbong, Bernhard. 2010. Pengusaha Koperasi. Jakarta : Margaretha Pustaka


Sistem Ekonomi Pancasila dalam Membangun Koperasi sebagai Sokoguru Perekonomian Nasional


Secara etimologi sistem diartikan sebagai suatu susunan yang teratur dari pandangan, teori, asas, dan sebagainya.(KBBI:2010) Sistem menjadi sebuah tatanan kehidupan yang mengatur seluruh aspek kehidupan termasuk ekonomi. Sedangkan ekonomi menurut Hendar dan Kusnadi (2005:9) diartikan sebagai usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup. Sehingga Sistem Ekonomi merupakan tatanan perekonomian yang termasuk didalamnya pandangan, teori dan asas-asas yang digunakan manusia dalam menata pemenuhan kebutuhan hidup. Dalam UU No.25 Tahun 1992, “Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi sekaligus sebagai ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.” Pengertian ini disusun tidak hanya berdasar pada konsep koperasi sebagai organisasi ekonomi dan sosial tetapi secara lengkap telah mencerminkan norma-norma yang berlaku bagi bangsa Indonesia yakni kekeluargaan dan tolong menolong. Ini menunjukkan adanya hubungan saling memengaruhi antara sistem ekonomi dengan koperasi. Koperasi sebagai entitas bisnis dalam perekonomian yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat dengan tujuan menyejahterakan anggotanya membutuhkan sebuah sistem ekonomi yang mengatur secara praktis, dapat menjaga dan mengawasi keberadaan koperasi dalam kegiatan ekonominya. Dalam konstitusi negara Indonesia pun telah dijelaskan bahwa badan usaha yang sesuai dengan idelogi bangsa dan terdapat dalam Sistem Ekonomi Pancasila adalah koperasi, karena nilai-nilai luhur Pancasila dirasa terkandung pula dalam prinsip-prisip yang dimiliki koperasi. Sehingga koperasi dijadikan sokoguru perekonomian Nasional.

Kembali ke Ekonomi Pancasila berarti menjalankan Pasal 33 UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Pasal tersebut sangat jelas memuat orientasi ekonomi Indonesia, yaitu “didasarkan pada asas kekeluargaan dan kebersamaan”, Bung Hatta menyebut orientasi ekonomi Indonesia “kepada kepentingan bersama masyarakat yang utama”. Bukan kepentingan orang per orang, kelompok, atau golongan tertentu. Untuk itu, efisiensi sosial perlu direkayasa. Dalam hal ini, ekonomi Negara dikelola secara bersama dengan efektivitas dan efisiensi yang tinggi hingga rakyat secara keseluruhan sungguh-sungguh bisa merasakan kemakmuran dan kesejahteraan sebagaimana diamanatkan konstitusi.

Sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945, koperasi adalah salah satu pelaku ekonomi di Indonesia bersama perusahaan milik pemerintah dan swasta. Ketiga pelaku ekonomi nasional itu harus digerakkan sedemikian rupa sehingga terjadi kesetaraan sebagai pilar segitiga perekonomian Nasional. UUD tersebut merupakan fondasi keberadaan koperasi dalam sistem perekonomian Indonesia yang dapat dibangun bersama-sama untuk satu tujuan yaitu kesejahteraan rakyat.

Kajian Pustaka yang dilaksanakan selama 2 minggu yakni pada 1-15 April 2011, disusun dengan menggunakan data kualitatif dalam bentuk penulisan deduktif, dengan metode kajian pustaka. Dari hasil kajian pustaka yang dilakukan, ditemukan adanya hubungan antara sistem ekonomi dengan pembangunan koperasi. Sistem ekonomi yang diidam-idamkan oleh seluruh masyarakat dunia termasuk Indonesia adalah sistem ekonomi yang dapat menyalurkan aspirasi, memenuhi hajat hidup orang banyak dan terpenuhinya kesejahteraan rakyat, atau sering disebut dengan ekonomi pro-rakyat. Sistem yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia adalah Sistem Ekonomi Pancasila. Nilai-nilai luhur Pancasila tercermin pula dalam prinsip-prinsip koperasi sehingga Sistem tersebut mampu secara berdampingan dengan koperasi dan UMKMnya dalam membangun perekonomian Nasional. Karena koperasi sendiri terlahir dari amanat konstitusi. Dan koperasi terbukti mampu mengepakkan sayap keberhasilannya ditatanan perekonomian Nasional. Walaupun masih membutuhkan banyak dukungan dari berbagai kalangan untuk memperkuat keberadaan koperasi ditengah-tengah kehidupan masyarakat. Dibuktikan dengan adanya pertumbuhan  UKM sebesar 5,7% dan PDB usaha besar hanya 5,2% pada tahun 2006. Tahun 2007 UKM memberikan kontribusi Rp2.121,3 triliun atau 53,6% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang mencapai Rp3.957,4 triliun. Menurut skala usahanya, pertumbuhan UKM mencapai 6,4% dan usaha besar tumbuh 6,2%. Kontribusi UKM terhadap PDB tahun 2009 sebesar 55,56% dari total PDB Indonesia. Tahun 2008, kontribusi UMKM terhadap PDB nasional menurut harga berlaku tercatat sebesar Rp. 2.609,36 triliun atau sebesar 55,56%. Besaran PDB Indonesia tahun 2009 mencapai Rp5.613,4 triliun. Berdasarkan riset Citibank selama periode 2005-2008, jumlah unit UKM mengalami pertumbuhan rata-rata sekitar 8,16% per tahun. Pada tahun 2010 kontribusi yang diberikan UMKM terhadap PDB meningkat sebesar 65%. Data statistik tersebut menunjukkan bahwa UKM memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia.

Penulisan ini dibuat berdasarkan pada landasan aksiologisnya yakni sebagai bahan pengkajian mengenai relevansi antara sistem ekonomi yang dapat membangun perkoperasian di Indonesia. Manfaat yang dapat diperoleh dari penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan wawasan pembaca yang relevan mengenai Sistem Ekonomi Pancasila dalam Membangun Koperasi di Indonesia.

Referensi :
Hendar dan Kusnadi. 2005. Ekonomi Koperasi. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
Limbong, Bernhard. 2010. Pengusaha Koperasi. Jakarta : Margaretha Pustaka
Rahardja, Pratama dan Manurung, Mandala. 2008. Pengantar Ilmu Ekonomi. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
Sitio, Arifin dan Tamba, Haloman. 2001. Koperasi Teori dan Praktik. Jakarta : Erlangga

Senin, 30 Mei 2011

Atasi satu neraka Ibu Kota


Bagaimana jika anda harus merasakan neraka Ibu Kota, berada pada antrian panjang dengan hawa yang sangat panas dan desakan-desakan yang tidak mencerminkan sikap manusiawi. Jika berdiri dan menatap dari kajauhan antrian itu, seperti melihat rombongan ikan dikolam yang memperebutkan sarapan paginya. Sungguh keadaan seperti itu harus berhenti sekarang juga, karena itu sangat melelahkan. Anda harus berangkat lebih dan lebih awal, kemudian mengantri berjam-jam pada setiap halte, belum lagi keadaan dalam bis yang padat. Pelecehan dan aksi-aksi sang copet selalu menghantui, ini benar-benar sudah tidak manusiawi dan waktu tidak bisa dipermainkan hanya dengan menunggu dengan kelelahan. Yang paling utama adalah kenyamanan dalam angkutan umum merupakan hak semua orang. Ini harus cepat diatasi.
Tentunya dalam mengatasi hal ini diperlukan kerjasama dari semua pihak yang terkait dengan angkutan umum Trans Batavia ini. Diantaranya adalah pihak manajemen busway, baik internal (pengelola) maupun eksternal (penumpang), dan pengguna lalu lintas lainnya. Pertama, pihak manajemen internal hendaknya lebih mengantisipasi adanya ledakan penumpang, karena akan membahayakan keselamatan. Petugas hendaknya lebih mengawasi dan menjaga antrian agar tetap dalam keadaan yang kondusif. Selain itu, keramahtamahan petugas akan sangat berarti untuk kenyamanan penumpang. Kedua, pihak manajemen eksternal yakni para penumpang terhormat sebagai manusia yang diberi akal hendaknya lebih mencerminkan sikap yang manusiawi dengan mengantri tertib pada tempatnya dan saling menjaga antar penumpang. Tidak ada alasan untuk menyerobot bahkan menyakiti orang lain dengan kata “buru-buru”. Karena itu merupakan konsekuensi anda jika anda tiba lebih lambat dari penumpang lainnya. Maka bersabarlah untuk mengantri dengan tidak berdesak-desakkan dan mengambil kesempatan dalam kesempitan yang benar-benar sempit tidak ada ruang untuk menghela napas. Jadilah manusia yang manusiawi dan saya yakin para penumpang sekalian adalah orang yang berpendidikan. Tahan emosi sesaat yang hanya akan menambah derita saat itu. Ketiga, untuk para pengguna lalu lintas agar tidak menyerobot jalur busway karena akan membahayakan nyawa anda dan puluhan penumpang serta menambah deretan penyebab kemacetan lalulintas. 

Ini artinya untuk menuntut kenyamanan dalam angkutan umum Trans Batavia diperlukan kekompakan dari tiga komponen diatas. Karena kita tidak hanya bisa menyalahkan satu pihak dan saling menyalahkan tapi bangun kenyamanan itu bersama, sebab kebersamaan itu adalah indah.

Minggu, 29 Mei 2011

Tips Menghadapi UAS

waktu UAS hampir tiba, ayo persiapkan segalanya..
Silahkan cek apakah anda telah mempersiapkannya?
  1. Pastikan Anda telah tahu dan sadar bahwa waktu UAS hampir tiba
  2. Pastikan anda mempersiapkannya 2 minggu sebelum UAS tiba
  3. Pastikan materi UAS telah anda miliki
  4. Ingat, Silabus materi menjadi panduan belajar anda!
  5. Persiapkan rohani anda dengan tepat solat 5 waktu dan solat sunat malam, memperbanyak amal ibadah dan membaca Al-Qur'an berdoa pada Sang Penguasa Alam
  6. Minta doa dan restu pada orang tua
  7. Pastikan anda telah menyusun jadwal UAS
  8. Jaga kondisi tubuh menjelang ujian
  9. Buat catatan kecil berdasarkan silabus materi
  10. Kondisikan ruangan belajar anda senyaman mungkin
  11. Lengkapi tugas-tugas yang telah diberikan
Insyaallah, jika semua bisa dilakukan, keberhasilan anda saat UAS menanti. dan ingat, mencontek bukanlah jalan pintas terbaik. Langit tak kan runtuh jika anda tidak lulus, dan malu lah pada diri sendiri karena anda tidak bisa jujur pada diri sendiri. Jadilah yang terbaik untuk diri anda, orangtua dan orang-orang disekitar anda. Maka dari itu persiapkan segalanya sedini mungkin agar semua kendala bisa teratasi!!

Jumat, 27 Mei 2011

the Great Place

Like this!
Pantai Pelabuhan Ratu, yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi, it's great solution buat teman-teman yang mau refresehing dari kepenatan aktivitas sehari-hari. Terutama untuk kalian yang tempat tinggalnya berada pada suhu udara panas, keramaian dan kepadatan lalulintas dengan segala kebisingannya. Kini sudah saatnya kalian merebahkan keduatangan dan dipeluk kesegaran udara Sukabumi. Kalian akan merasakan sebuah ketenangan yang alamiah, karena selain Pantai Pelabuhan Ratu ini berhawa sejuk juga masih merupakan pantai yang tidak tercemar, airnya masih jernih dan deburan ombak yang akan lebih mengingatkan anda pada suasana "serasa dipantai".. Berikan sejenak ketenangan dan kesegaran otak anda untuk memulihkan kembali kinerjanya. Tahukan Anda? Berdasarkan hasil penelitian, polusi udara menurunkan aktivitas kerja otak, karena karbondioksida menghambat pengikatan oksigen dalam darah ke otak! So, sayangi otak anda dengan menghirup udara segar di pantai Pelabuhan Ratu. ^_^

inspiration for spirit

Lakukanlah apa yang bisa dilakukan saat ini..
dan lakukan saat ini apa yang tidak bisa dilakukan esok hari..